Tampilkan postingan dengan label anak-anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak-anak. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 April 2011

Dongeng buat TPA As-Syuhada Kemayoran

Tidak beberapa lama setelah menghibur anak-anak PAUD Lilbee Jatiluhur Bekasi, tiba-tiba Hp saya berbunyi. Setelah diangkat, ternyata saya diminta mendongeng di TPA / TPQ As-Syuhada di Kemayoran Jakarta Pusat.

dongeng as-syuhada

Jarak yang cukup jauh dari Bekasi apalagi tampilnya masih kurang 1 jam. Dengan diantar lewat Tol menuju stasiun kereta Bekasi maka saya segera bergegas beli tiket KRL menuju Pasar Senin.

KRL yang tak tunggu agak terlambat datangnya sehingga waktu mulai berjalan sampai pukul 16.40 akhirnya KRL datang.

KRL terus melaju sementara salah satu panitia mengkontakku menanykan perjalananku sudah sampai mana….

akhirnya sampailah aku ke stasiun Pasar Senin, yang ternyata waktunya telah lewat dari rencana. Dengan naik ojeg, bergegas ke TPQ As-Syuhada. Untunglah anak-anak masih setia menunggu dan bersegeralah aku mendongeng.

Tawa ceria keluar dari mulut anak-anak saat mendengar dongengku, sekan melupakan rasa lelah menungguku yang terlalu lama datangnya. Semoga dongeng saya dapat mengobati kelelahan anak-anak dan memberikan manfaat bagi kehidupansehari-harinya…

Kamis, 17 Maret 2011

Dongeng Tema “Pekerjaan”

Hari ini, kamis tanggal 17 Maret 2011, saya diundang oleh Paud Citrapata jl. Trunojoyo x/19 banyumanik Semarang, untuk mendongeng dengan tema “Pekerjaan”.
Dongeng tematik ini akan dilaksanakan rutin setiap minggu sekali, dengan tema yang berbeda-beda disesuaikan dengan kurikulum Paud.
Bagi saya, kepercayaan ini merupakan suatu anugerah yang luar biasa dapat berbagi cerita kepada anak-anak paud dengan tema yang berbeda, sehingga memberikan dongeng dengan cerita yang tentunya berbeda-beda pula.
Tampak anak-anak paud terkesima mendengarkan dongeng sekaligus bernyanyi bersama, karena dongeng yang saya bawakan adalah dongeng operet, ada musik dan lagu, sehingga anak-anak sangat menikmati dongeng yang saya bawakan.
Secara detail materi “pekerjaan” saya gambarkan melalui alur cerita yang menarik sehingga mereka memahami jenis-jenis pekerjaan apa saja yang ada di sekitarnya.
Setelah selesai, mereka meneriakkan cita-cita mereka….lucu-lucu cita-cita…Itulah anak-anak.

Selasa, 08 Maret 2011

Teknik Dongeng Media Penyampai Pesan Moral

Saat kita mendongeng, pasti ada pesan moral yang ingin kita sampaikan kepada anak-anak, karena dengan media dongeng ini pesan moral yang kita sampaikan lebih didengarkan oleh anak-anak.

media penyampai pesan moral

Secara prinsip, saat anak-anak senang mendengarkan ceritanya, maka secara otomatis pesan-pesan moral yang kita selipkan akan didengarkan anak dengan senang hati pula.

Begitu pula kebalikannya, bila anak-anak tidak senang mendengarkan cerita kita, maka secara otomatis pula cerita tidak didengar (main sendiri, berbicara sendiri, ribut dan lain-lain) sehingga semua pesan moral kita tidaka akan sampai ke anak-anak.

Beberapa teknik memberikan muatan/pesan moral pada dongeng kita :

1. Pesan moral cukup diselipkan dalam dongeng yang kita bawakan, bisa di awal cerita, ditengah cerita atau di akhir cerita

2. Dongeng yang kita bawakan memang sudah bernafaskan nilai-nilai keagamaan misalnya kisah Nabi/Rasul, kisah sahabat nabi dan sebagainya

3. Pesan moral itu kita tonjolkan melalui dialog para tokoh dalam cerita (usahakan dialog yang kita bawakan benar-benar hidup dengan membedakan suara karakter tokoh yang ada, juga intonasi yang baik)

4. Pesan moral dalam bentuk kesimpulan yang kita ambil sendiri.

5. Pesan moral dapat diambil dengan mengajak anak-anak menyimpulkan nilai-nilai / pesan moral apa saja dari dongeng yang telah selesai kita bawakan.

Dari beberapa teknik diatas, kita tinggal memilih yang kita sesuaikan dengan situasi dan kondisinya.

Ok…semoga bermanfaat…..

Senin, 07 Maret 2011

Manusia Memerlukan Cerita

Suatu pertanyaan : benarkah kita manusia memerlukan cerita? mari kita coba bahas bersama.

Menurut Prof. Riris K. Toha-Sarumpaet, M.Sc., Ph.D dalam sebuah seminar, Cerita adalah bagian dari hidup. setiap orang adalah bagian dari sebuah cerita. Kelahiran, pekerjaan, perjumpaan, usaha, ketegangan, penyakit, perkawinan, dan lain-lain adalah sebuah rentetan kejadian dan kisaha kemanusiaan yang amat menarik.

Bahkan cerita adalah narasi pribadi setiap orang, dan setiap orang suka menjadi bagian dari satu peristiwa, bagian dari satu cerita, dan menjadi bagian dari sebuah cerita adalah hakikat cerita.

Otak manusia juga disebut sebagai alat narasi yang bergerak dalam dunia cerita. Semua dapat mengingat dan mengenal mengenal dunia adalah karena keadaan cerita itu. Kalau semua pengetahuan itu tidak disimpan dalam bentuk cerita, tak akan bisa diingat. Itulah sebabnya segala yang disimpan dalam bentuk cerita jauh lebih bermanfaat dan bermakna daripada segala yang dijejalkan ke dalam otak hanya dalam bentuk fakta-fakta atau sekuen-sekuen yang sama sekali sulit dicari antar hubungannya.

Semua manusia memerlukan cerita. Demikian juga anak-anak, dan itu pula sebabnya anak-anak senang mendapatkan cerrita. Karena anak-anak langsung merasakan sebagai bagian dari cerita, dan percaya bahwa pencerita itu sangat peduli dan mencintainya. Dalam sesi cerita anak-anak merasakan kehangatan dan kebersamaan. Rasa haus pada cerita, mendengarkannya dan menjadi bagian darinya, juga tampil dalam kehidupan keseharian anak yang pada gilirannya suka menciptakan cerita. Anak-anak sangat mencintai cerita hingga sangat gemar membuat cerita, untuk dibagi dan sekaligus memastikan kebersamaannya dengan orang lain. (Dr. Subyantoro, M.Hum, 2007)

Itulah luar biasanya cerita yang tidak dapat lepas dari kehidupan manusia.

Selasa, 21 September 2010

BULAN BAHASA

Bulan Bahasa,
Beberapa waktu yang lalu anak-anak KB-TK Al Azhar 14 memeriahkan "Bulan Bahasa" dengan mengadakan beberapa kegiatan, yaitu :
1. Bulan sedekah buku
2. Lomba mendisplay & menghias perpustakaan kelas
3. Lomba syair
4. Lomba bercerita dengan buku
Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut da....n puncaknya para finalis lomba didaulat untuk unjuk kebolehan diatas panggung pada puncak acara yang bertema "Aku senang syair dan bercerita", yang tak kalah serunya pada acara tersebut anak-anak mengundang pendongeng kondang dari kota lumpia kak Kus dan Kak Hery itu lho... pendongeng yang ngorbit lewat si-Poncil.

Dengan semangat bulan bahasa mari kita tingkatkan semangat untuk memerangi kebodohan dan cinta akan ilmu pengetahuan. (.lee)

Selasa, 14 September 2010

Hari Kartini Beroutbond Ria

Wednesday, 28 April 2010
ImageMemperingati Hari Kartini bisa dengan berbagai macam kegiatan, Al Muna Islamic Preschool, Minggu (25/04) mengadakan outbond unutk memperingati Hari Kartini. “Dari tahun ke tahun kita selalu memperingati Hari Kartini dengan kegiatan yang berfariasi, bila kebanyakan sekolah-sekolah mengadakan berbagai lomba kita ber outbond ria,” ungkap Muji Susiati, S.Ag.

Sebagai orang yang dipercaya memangku jabatan sebagai Kepala Sekolah, Muji selalu berusaha untuk dapat menciptakan berbagai kegiatan yang bisa menumbuhkan krektifitas dan tidak lupa meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT para peserta didik, tentu hal ini tidak lepas dari dukungan semua pendidik Al Muna Islamic Preschool.

ImageHujan rintik-rintik yang sempat turun tidak menurunkan semangat anak-anak, keceriaan terpancar dari wajah mereka. Anak-anak mengikuti semua kegiatan dengan semangat, di arena otbond Sekatul ini anak-anak banyak mendapat ilmu baru, sebelum kegiatan di alam bebas, anak-anak dilatih membatik lengkap dengan menggunakan canting, malam dan kain putih polos.”Ini untuk mengenalkan anak-anak akan salah satu warisan budaya benda yang harus dilestarikan,” ungkap salah bu Nur sebagai pengampu kelas Playgroup.

Setelah membatik anak-anak dikenalkan dengan kegiatan-kegiatan di alam bebas, diantaranya memandikan kerbau, menanam padi, hingga kegiatan ketangkasan lainnya. Dan tidak mengurangi makna Hari Kartini, diadakan lomba spontanitas memakaikan busana jawa oleh ibu kepada anaknya. Lomba didikuti oelh perwakilan masing-masing kelas, playgroup, TK. A dan TK.B. Kriteria lomba meliputi kecepatan dan kerapihan dalam mendadani putra-putrinya. Meskipun tidak mendapatkan hadiah besar ataupun tropi bergilir, lomba berlangsung sangat meriah.

ImageAl Muna Islamic Pre School, sebagai salah satu PAUD Unggulan Kota Semarang akan secara resmi di launching bersamaan dengan Sewindu Al Muna Islamic Pre School. Sewindu Al Muna Islmic Preschool dirayakan nanti pada tanggal 01 Mei 2010, diwarnai dengan kegiatan Seminar dan jalan sehat serta cerita anak bersama Kak Kusyanto.

Untuk seminar akan dilaksanakan pada hari Sabtu (01/5) jam 09.00 – 12.00 bertempat di Al Muna Islamic Pre School dengan biaya Rp. 15 ribu. Dengan mengambil tema “Holistic Education, Rahasia Penamanan Karakter Untuk Para Penakluk Masa Depan” akan menghadirkan narasumber Dr. Nugroho, M.Si. Sedangkan untuk jalan sehat dan cerita anak akan dilaksanakan pada hari Minggu (2/5) jam 07.00 – 10.00 bertempat di Al Muna Islamic Pre School Jl. Prambanan No. 15 Pasadena Semarang. Untuk pendaftaran seminar dapat melalui telp. (024) 76634322 atau 70781915.

Telkomsel Gandeng PKPU Lakukan Khitanan Massal

SEMARANG − Setelah program kegiatan peduli gizi buruk dilaksanakan di daerah Grobogan (27/8) lalu. PKPU Jawa Tengah kembali lakukan kepedulian berupa khitan massal. Acara khitanan massal ini digelar PKPU bekerjasama dengan Telkomsel.

Acara yang diselenggarakan di Grapari Telkomsel Semarang, Ahad (18/9/05) pukul 08.45 WIB didukung juga oleh Telkomsel Jateng−DIY yang sekaligus menjadi tuan rumah acara. Sedianya, pelaksanaan khitanan massal Telkomsel bekerjasama PKPU akan dilaksanakan pada bulan Juli lalu, namun diundur karena kendala teknis.

Acara khitanan massal ini diikuti oleh 100 orang peserta yang umumnya datang dari kalangan kurang mampu, berada di pinggiran Kota Semarang seperti Kecamatan Mijen, Ngaliyan, Semarang Barat, Tembalang, Semarang Utara, Genuk, Tlogosari bahkan ada pula yang datang dari luar kota seperti dari Mranggen dan Grobogan.

Koordinator acara khitanan massal, Nana Sudiana mengatakan, acara khitanan merupakan acara yang sederhana namun cukup sakral bagi setiap anak. Ini tidak lain karena selalu diingat seorang anak laki−laki sepanjang hidupnya dan hanya berlangsung sekali seumur hidup.

Walaupun begitu lanjut Nana Sudiana, ternyata untuk mengumpulkan 100 orang anak−anak untuk di khitan di luar waktu liburan sekolah bukanlah hal mudah. Perlu kerja keras dan pendekatan yang terus menerus kepada para orang tua atau wali mereka untuk bisa berpartisipasi sebagai peserta khitan. Ternyata 2 hari terakhir pelaksanaan, peminat atau calon peserta membludak. Banyak yang datang maupun telepon ke PKPU untuk bisa ikut dikhitan.

Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan langsung GM Telkomsel Jateng DIY, Ibu Hastining Bagyo Astuti. Ibu Hastining Bagyo Astuti yang akrab disapa Ibu Naning dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Telkomsel tidak hanya berbisnis, tapi juga memperhatikan persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.

“Dalam acara−acara sosialnya, Telkomsel menamakan acara tersebut sebagai Program Good Corporate Citizenship (GCC). Ini tak lain sebagai wujud tanggungjawab perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia,” tegas Naning.

Masih menurut Naning, acara ini merupakan wujud syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat berbagai keberhasilan Telkomsel seiring dengan upaya memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia. Di samping itu, keberhasilan sepanjang perjalanan 10 tahun melayani Indonresia, tentunya juga tak lepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan berbagai pihak kepada Telkomsel,” lanjut Nanning.

Bagi peserta khitan, menunggu antrian untuk dikhitan tidak perlu ‘bengong’, karena selain panitia menyediakan pemutaran film layar lebar berupa film−film pahlawan Islam, film animasi serta lagu−lagu Islami, peserta−pun dihibur dengan Kak Kusyanto, salah satu pencerita (pendongeng) yang sangat handal dan piawai bercerita.

Mereka dengan antusias mendengarkan cerita yang disampaikan, sambil sesekali tanya jawab dan bahkan tertawa−tawa ketika menyaksikan mimik dan gerak tubuh Kak Kusyanto yang lucu. (nana sudiana/acep/pkpujateng 28 September 2005 09:49)

Senin, 06 September 2010

KEJUTAN IDUL FITRI

Tak terasa Hari Raya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi, kita pasti sudah mempersiapkan semua untuk menyongsong hari lebaran tersebut, termasuk saya. Ya,…saya akan memberikan Kejutan Idul Fitri kepada anda.
Untuk lebih jelasnya kejutan apa yang akan saya berikan kepada anda, silahkan klik di : http://www.caramendongeng.com/info terbaru 2010.php


Terima kasih,

Kak Kusyanto / KAK KUS
08156615845
admin@caramendongeng.com

Minggu, 29 Agustus 2010

Gathering Anak Yatim Dikemas Atraktif

Semarang, CyberNews. Gathering anak yatim dan dhuafa yang diadakan Pasaraya Sri Ratu Pemuda di Tenda Hall Promosi Jalan Pemuda Semarang, dikemas secara atraktif.
Sebelum berbuka puasa, para anak yatim dan dhuafa dari 11 kecamatan diberi santunan dan dihibur oleh Kak Kus dengan cerita dongeng motivasi.
Kak Kus tampil atraktif, bahkan tak segan menjatuhkan badan untuk menjiwai dongeng yang sedang dituturkan. Tak pelak, anak- anak kurang beruntung itu pun sering tertawa lebar dengan perangai yang diperlihatkan pendongeng asli Semarang itu.
Ada beberapa atraksi yang dilakukan Kak Kus bersama para peserta, diantaranya meniup balon sampai meledak. Menurutnya, atraksi ini bisa menanamkan jiwa keberanian dan percaya diri anak-anak. Ketika ada anak yang tidak berani meletuskan balon yang dipegang, maka anak lain dibujuk untuk memberikan semangat sampai ia berhasil meletuskannya.
Menurut Kepala Divisi Promosi Sri Ratu Pemuda, Tri Budi Susanto, acara rutin tahunan yang bekerja sama dengan Lazis Jateng itu merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) pihaknya.
"Harapannya, meningkatkan kepercayaan diri dan membangun paradigma berpikir positif bagi para anak yatim dan dhuafa sehingga bisa berprestasi yang akhirnya memperbaiki nasib mereka," ujarnya.
Pihaknya mengaku akan rutin mengadakan kegiatan sosial di samping membuat promo khusus guna mengakomodasi kalangan menengah ke bawah.
Sementara Direktur Lazis Jateng, Akhmat Zunaidi menerangkan, acara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa, yang selanjutnya bisa memberdayakan mereka. "Anak-anak merupakan aset bangsa yang sangat berharga sehingga penanaman mindset kemandirian dan keberanian mengagapai cita-cita, harus dilakukan sejak dini," katanya.
sumber : http://suaramerdeka.com
----------------------------

Saya telah menyusun panduan cara mendongeng bagi pemula di www.caramendongeng.com

Dongeng Memperbaiki Kualitas Tidur Anak

Anak-anak berusia tiga hingga empat tahun sangat menyukai dongeng menjelang tidur, terlebih bila dongeng dibacakan oleh orangtua mereka.
Psikolog anak, Richard Woolfson mengatakan, tradisi membacakan dongeng sebelum tidur dinilai mempunyai efek kuat dalam perkembangan emosional anak. Mendengar dongeng sebelum tidur juga membantu mereka tidur lebih baik. Sampai saat ini kebiasaan ini menduduki peringkat yang lebih tinggi ketimbang kebiasaan menonton televisi dan bermain video games.
Pendongeng terbaik untuk anak adalah sang ibu. Woolfson mengatakan, seorang ibu biasanya menggunakan suara lucu dan unik ketika bercerita. Hal ini sangat membantu agar cerita tetap hidup dan anak pun dapat tidur nyenyak.
Woolfson mengakui, mungkin sulit bagi orangtua untuk mencari waktu bersama dengan anak. Tapi, ia yakin momentum seperti itulah memainkan peran penting dalam membentuk ikatan batin yang kuat antara orangtua dan anak.

DIKUTIP DARI : http://suaramerdeka.com/
-----------------------------------------
Panduan cara mendongeng bagi pemula, www.caramendongeng.com