
Sabtu, 04 Februari 2012
Alhamdulillah............telah launching

Senin, 18 April 2011
Dongeng buat anak Paud Lilbee dan sekitarnya
Sehari setelah mengisi workshop metose SDB (Sulap, Dongeng, Bernyanyi) di Graha sucofindo Cibitung Bekasi, maka saya diundang untuk mendongeng di depan anak-anak Paud Lilbee di Jatiluhur Bekasi.
Acara ini memang khusus diadakan untuk menghibur dan menanamkan akhlak yang baik kepada anak-anak melalui media dongeng.
Jakarta , aku kembali…
Suatu kehormatan saya bisa berbagi dengan guru-guru di Jakarta. Meski session saya merupakan session terakhir jam 13.30-15.30, namun sebagai rasa tanggung jawab sebagai pembicara, saya sudah datang jam 07.00. Sehingga panitia tiadk merasa kuatir lagi karena saya sudah sampai ke lokasi.
Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar sampai saya selesai menyampaikan materi. Semua terliaht senang dan puas, sehingga berharap suatu hari nanti bisa berbagi ilmu lagi buta guru-guru di Jakarta…….Semoga….
Kamis, 17 Maret 2011
Dongeng Tema “Pekerjaan”
Dongeng tematik ini akan dilaksanakan rutin setiap minggu sekali, dengan tema yang berbeda-beda disesuaikan dengan kurikulum Paud.
Bagi saya, kepercayaan ini merupakan suatu anugerah yang luar biasa dapat berbagi cerita kepada anak-anak paud dengan tema yang berbeda, sehingga memberikan dongeng dengan cerita yang tentunya berbeda-beda pula.
Tampak anak-anak paud terkesima mendengarkan dongeng sekaligus bernyanyi bersama, karena dongeng yang saya bawakan adalah dongeng operet, ada musik dan lagu, sehingga anak-anak sangat menikmati dongeng yang saya bawakan.
Secara detail materi “pekerjaan” saya gambarkan melalui alur cerita yang menarik sehingga mereka memahami jenis-jenis pekerjaan apa saja yang ada di sekitarnya.
Setelah selesai, mereka meneriakkan cita-cita mereka….lucu-lucu cita-cita…Itulah anak-anak.
Selasa, 08 Maret 2011
Teknik Dongeng Media Penyampai Pesan Moral
Saat kita mendongeng, pasti ada pesan moral yang ingin kita sampaikan kepada anak-anak, karena dengan media dongeng ini pesan moral yang kita sampaikan lebih didengarkan oleh anak-anak.
Secara prinsip, saat anak-anak senang mendengarkan ceritanya, maka secara otomatis pesan-pesan moral yang kita selipkan akan didengarkan anak dengan senang hati pula.
Begitu pula kebalikannya, bila anak-anak tidak senang mendengarkan cerita kita, maka secara otomatis pula cerita tidak didengar (main sendiri, berbicara sendiri, ribut dan lain-lain) sehingga semua pesan moral kita tidaka akan sampai ke anak-anak.
Beberapa teknik memberikan muatan/pesan moral pada dongeng kita :
1. Pesan moral cukup diselipkan dalam dongeng yang kita bawakan, bisa di awal cerita, ditengah cerita atau di akhir cerita
2. Dongeng yang kita bawakan memang sudah bernafaskan nilai-nilai keagamaan misalnya kisah Nabi/Rasul, kisah sahabat nabi dan sebagainya
3. Pesan moral itu kita tonjolkan melalui dialog para tokoh dalam cerita (usahakan dialog yang kita bawakan benar-benar hidup dengan membedakan suara karakter tokoh yang ada, juga intonasi yang baik)
4. Pesan moral dalam bentuk kesimpulan yang kita ambil sendiri.
5. Pesan moral dapat diambil dengan mengajak anak-anak menyimpulkan nilai-nilai / pesan moral apa saja dari dongeng yang telah selesai kita bawakan.
Dari beberapa teknik diatas, kita tinggal memilih yang kita sesuaikan dengan situasi dan kondisinya.
Ok…semoga bermanfaat…..
Senin, 04 Oktober 2010
Guru Tak Bisa Mendongeng ibarat Tubuh Tanpa Kepala
Pentingnya mendongeng dalam proses pendidikan terungkap dalam Seminar dan Pelatihan Metodologi Dongeng yang digelar Ikatan Guru RA/BA (Ikraba) Kabupaten Pekalongan di Masjid An Nur Islamic Centre Kedungwuni, Pekalongan, belum lama ini.
Metode yang paling tepat dan efektif untuk mendidik anak, menurut penuturan Ir Kusyanto, pengajar dari Kerajaan Dongeng Semarang, dengan mendongeng. Sebab, sebuah dongeng atau cerita bisa merangkum berbagai fungsi yaitu sebagai penyampai pesan dan nilai, penambah pengetahuan dan pengalaman batin, serta membantu proses identifikasi diri dan perbuatan anak.
Selain itu, dongeng juga mempunyai fungsi hiburan, mendidik emosi, imajinasi, dan kreativitas, serta menambah kemampuan berbahasa, dan kosa kata anak didik. ''Jadi, guru sebenarnya wajib bisa bercerita. Seorang guru yang tak bisa mendongeng ibarat tubuh tanpa kepala,'' tandasnya.
Dengan menguasai teknik mendongeng yang baik, berarti seorang guru berkesempatan menggali potensi kecerdasan anak, baik kecerdasan intelegensi, emosi sosial, maupun spiritual.
Lewat dongeng seorang guru bisa mengaduk-aduk rasa ingin tahu anak melalui berbagai jenis cerita, seperti cerita tentang hewan atau fabel dan tentang kemanusiaan serta benda-benda di sekitarnya. Lewat dongeng, guru juga bisa menyihir anak untuk selalu ingat berbagai nilai dan pengetahuan yang diselipkan dalam sebuah cerita.
Namun, dongeng hanya bisa membekas dalam pikiran anak jika dibawakan dengan teknik yang baik. ''Guru harus memahami teknik dan unsur cerita seperti narasi, dialog, ekspresi, visualisasi, musik, dan cerita,'' jelasnya.
Jika sejak duduk di TK/RA/BA, anak-anak sudah disuguhi pendidikan yang dibalut teknik mendongeng yang baik, sejak dini potensi anak bisa digali. Adapun penggalian potensi anak sejak dini adalah modal yang bagus untuk mengarahkan hidup anak sesuai dengan bakat dan kecerdasannya.
Deteksi Sejak Dini
Dra Retno Anggraeni MSi, pembicara yang lain mengungkapkan pentingnya pendeteksian potensi anak sejak dini. Di hadapan kurang lebih 350 guru yang mengikuti seminar, staf pengajar Unnes Semarang itu mengusulkan orang tua dan guru dapat bekerja sama dengan baik dalam mengembangkan kemampuan anak. ''Orang tua dan guru perlu menguasai cara untuk melakukan deteksi dini secara praktis. Hasil deteksi dini inilah yang nanti dapat mengarahkan perkembangan anak secara wajar sesuai dengan kebutuhan anak,'' tegasnya.
Karena itu, beberapa pertanyaan mendasar harus menjadi renungan bagi para orang tua dan guru. Antara lain tentang definisi kecerdasan, apakah kecerdasan berarti menjadi anak yang penurut dan mendapat nilai bagus atau untuk meperjuangkan kebenaran? Lalu untuk siapa kecerdasan anak, apakah untuk kemandirian hidup si anak atau kepuasan orang tua?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut, kata Retno, harus direnungkan dan dirumuskan lebih dulu oleh para orang tua dan guru sebelum melakukan proses pengajaran dan pendeteksian potensi anak.
Sebab, pendeteksian potensi anak diharapkan dapat menghasilkan analisis yang lengkap dari berbagai aspek, baik kecerdasan otak, emosi, sosial, maupun religius. Maka, definisi tentang kecerdasan dan tujuan hidup anak harus dapat mencakup berbagai aspek tersebut.
Pentingnya berbagai teknik pengajaran termasuk dongeng, diakui memang dapat memberikan pengaruh positif bagi anak.
Wakil Bupati Pekalongan yang juga praktisi pendidikan, Dra Hj Siti Qomariyah, mengharapkan setelah mengikuti seminar para guru dapat menyelipkan pesan kepada anak-anak sejak dini agar selalu bisa membina kerukunan antarumat beragama. (Muhammad Burhan-74s)
Sumber : http://www.suaramerdeka.com/
Selasa, 21 September 2010
BULAN BAHASA


Selasa, 14 September 2010
Hari Kartini Beroutbond Ria
Sebagai orang yang dipercaya memangku jabatan sebagai Kepala Sekolah, Muji selalu berusaha untuk dapat menciptakan berbagai kegiatan yang bisa menumbuhkan krektifitas dan tidak lupa meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT para peserta didik, tentu hal ini tidak lepas dari dukungan semua pendidik Al Muna Islamic Preschool.
Hujan rintik-rintik yang sempat turun tidak menurunkan semangat anak-anak, keceriaan terpancar dari wajah mereka. Anak-anak mengikuti semua kegiatan dengan semangat, di arena otbond Sekatul ini anak-anak banyak mendapat ilmu baru, sebelum kegiatan di alam bebas, anak-anak dilatih membatik lengkap dengan menggunakan canting, malam dan kain putih polos.”Ini untuk mengenalkan anak-anak akan salah satu warisan budaya benda yang harus dilestarikan,” ungkap salah bu Nur sebagai pengampu kelas Playgroup.
Setelah membatik anak-anak dikenalkan dengan kegiatan-kegiatan di alam bebas, diantaranya memandikan kerbau, menanam padi, hingga kegiatan ketangkasan lainnya. Dan tidak mengurangi makna Hari Kartini, diadakan lomba spontanitas memakaikan busana jawa oleh ibu kepada anaknya. Lomba didikuti oelh perwakilan masing-masing kelas, playgroup, TK. A dan TK.B. Kriteria lomba meliputi kecepatan dan kerapihan dalam mendadani putra-putrinya. Meskipun tidak mendapatkan hadiah besar ataupun tropi bergilir, lomba berlangsung sangat meriah.
Al Muna Islamic Pre School, sebagai salah satu PAUD Unggulan Kota Semarang akan secara resmi di launching bersamaan dengan Sewindu Al Muna Islamic Pre School. Sewindu Al Muna Islmic Preschool dirayakan nanti pada tanggal 01 Mei 2010, diwarnai dengan kegiatan Seminar dan jalan sehat serta cerita anak bersama Kak Kusyanto.
Untuk seminar akan dilaksanakan pada hari Sabtu (01/5) jam 09.00 – 12.00 bertempat di Al Muna Islamic Pre School dengan biaya Rp. 15 ribu. Dengan mengambil tema “Holistic Education, Rahasia Penamanan Karakter Untuk Para Penakluk Masa Depan” akan menghadirkan narasumber Dr. Nugroho, M.Si. Sedangkan untuk jalan sehat dan cerita anak akan dilaksanakan pada hari Minggu (2/5) jam 07.00 – 10.00 bertempat di Al Muna Islamic Pre School Jl. Prambanan No. 15 Pasadena Semarang. Untuk pendaftaran seminar dapat melalui telp. (024) 76634322 atau 70781915.
Telkomsel Gandeng PKPU Lakukan Khitanan Massal
Acara yang diselenggarakan di Grapari Telkomsel Semarang, Ahad (18/9/05) pukul 08.45 WIB didukung juga oleh Telkomsel Jateng−DIY yang sekaligus menjadi tuan rumah acara. Sedianya, pelaksanaan khitanan massal Telkomsel bekerjasama PKPU akan dilaksanakan pada bulan Juli lalu, namun diundur karena kendala teknis.
Acara khitanan massal ini diikuti oleh 100 orang peserta yang umumnya datang dari kalangan kurang mampu, berada di pinggiran Kota Semarang seperti Kecamatan Mijen, Ngaliyan, Semarang Barat, Tembalang, Semarang Utara, Genuk, Tlogosari bahkan ada pula yang datang dari luar kota seperti dari Mranggen dan Grobogan.
Koordinator acara khitanan massal, Nana Sudiana mengatakan, acara khitanan merupakan acara yang sederhana namun cukup sakral bagi setiap anak. Ini tidak lain karena selalu diingat seorang anak laki−laki sepanjang hidupnya dan hanya berlangsung sekali seumur hidup.
Walaupun begitu lanjut Nana Sudiana, ternyata untuk mengumpulkan 100 orang anak−anak untuk di khitan di luar waktu liburan sekolah bukanlah hal mudah. Perlu kerja keras dan pendekatan yang terus menerus kepada para orang tua atau wali mereka untuk bisa berpartisipasi sebagai peserta khitan. Ternyata 2 hari terakhir pelaksanaan, peminat atau calon peserta membludak. Banyak yang datang maupun telepon ke PKPU untuk bisa ikut dikhitan.
Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan langsung GM Telkomsel Jateng DIY, Ibu Hastining Bagyo Astuti. Ibu Hastining Bagyo Astuti yang akrab disapa Ibu Naning dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Telkomsel tidak hanya berbisnis, tapi juga memperhatikan persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.
“Dalam acara−acara sosialnya, Telkomsel menamakan acara tersebut sebagai Program Good Corporate Citizenship (GCC). Ini tak lain sebagai wujud tanggungjawab perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia,” tegas Naning.
Masih menurut Naning, acara ini merupakan wujud syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat berbagai keberhasilan Telkomsel seiring dengan upaya memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia. Di samping itu, keberhasilan sepanjang perjalanan 10 tahun melayani Indonresia, tentunya juga tak lepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan berbagai pihak kepada Telkomsel,” lanjut Nanning.
Bagi peserta khitan, menunggu antrian untuk dikhitan tidak perlu ‘bengong’, karena selain panitia menyediakan pemutaran film layar lebar berupa film−film pahlawan Islam, film animasi serta lagu−lagu Islami, peserta−pun dihibur dengan Kak Kusyanto, salah satu pencerita (pendongeng) yang sangat handal dan piawai bercerita.
Mereka dengan antusias mendengarkan cerita yang disampaikan, sambil sesekali tanya jawab dan bahkan tertawa−tawa ketika menyaksikan mimik dan gerak tubuh Kak Kusyanto yang lucu. (nana sudiana/acep/pkpujateng 28 September 2005 09:49)
Senin, 06 September 2010
KEJUTAN IDUL FITRI
Untuk lebih jelasnya kejutan apa yang akan saya berikan kepada anda, silahkan klik di : http://www.caramendongeng.com/info terbaru 2010.php
Terima kasih,
Kak Kusyanto / KAK KUS
08156615845
admin@caramendongeng.com
Kamis, 02 September 2010
MENCETAK ANAK JENIUS LEWAT DONGENG
Menurut sejumlah psikolog anak, mendongengi anak-anak sejak masa usia prasekolah banyak sekali mendatangkan manfaat bagi perkembangan otak serta mental anak.
Shakuntala Devi, penulis buku bertajuk Awaken The Genius In Your Child menyatakan bahwa, aktivitas mendongeng merupakan batu loncatan penting dalam membentuk anak menjadi seorang jenius. "Mendongeng memicu kekuatan berpikir yang super, yang menggugah daya imajinasi anak sehingga anak dapat tumbuh menjadi seorang jenius," tulis Shakuntala Devi.
Shakuntala Devi sendiri meyakini hal-hal mengenai adanya sejumlah manfaat yang bisa dipetik dari aktivitas mendongeng kepada anak. Sejumlah manfaat itu adalah sebagai berikut.
Melatih daya pikir Saat Anda mendongeng, anak biasanya akan mengingat alur cerita serta karakter atau tokoh yang ada dalam cerita yang Anda dongengkan kepadanya. Selain itu, anak juga ditantang rasa ingin tahunya menyangkut apa yang akan terjadi dengan tokoh yang ada dalam cerita. Secara demikian, ini akan melatih daya berpikirnya.
Merangsang daya visual Dongeng yang Anda ceritakan kepada anak Anda dapat membangkitkan daya visual anak. Ketika Anda, misalnya menceritakan soal api unggun yang dinyalakan, maka anak Anda mungkin saja segera membayangkan suasana gelap dan dingin di mana sejumlah orang berusaha sedang menghangatkan diri mereka dengan nyala api unggun. Pada titik seperti ini, anak sedang mengembangkan daya visualnya.
Memahami orang lain Berbagai tokoh yang ada dalam dongeng yang Anda ceritakan sedikit banyak akan membuat anak memahami hal-hal tentang adanya berbagai sifat serta ciri dari tokoh-tokoh dalam dongeng. Dengan memahami tokoh-tokoh cerita dengan berbagai sifat dan cirinya itu, anak belajar melihat berbagai perbedaan bahwa setiap individu memiliki perbedaan yang khas, termasuk dirinya sendiri.
Mengenalkan budaya yang berbeda Cerita-cerita rakyat yang Anda dongengkan kepada sang anak misalnya, bisa menambah pengetahuan anak tentang budaya, nilai, serta tradisi dari berbagai kelompok masyarakat yang berbeda di berbagai kawasan dunia. Ini merupakan salah satu bentuk pendidikan tersendiri bagi anak Anda.
Mengembangkan kemampuan analisa Setelah Anda mendongeng, hal ini bisa Anda diskusikan dengan sang anak seputar dongeng yang Anda ceritakan tadi. Anda bisa bertanya bagaimana pendapatnya tentang tokoh-tokoh yang ada dalam dongeng yang telah diceritakan, misalnya. Mungkin juga Anda dapat menyuruh anak Anda mengulang kembali cerita yang telah Anda dongengkan tersebut. Hal ini tentunya dapat merangsang daya analisanya.
Menyangkut soal waktu untuk melakukan aktivitas mendongeng, banyak kalangan yang meyakini bahwa waktu sebelum tidur merupakan waktu yang paling tepat untuk mendongengi anak. Walaupun demikian, tidak berarti di luar waktu tersebut Anda tidak boleh mendongengi anak. Pada hakikatnya, aktivitas mendongeng kepada anak bisa Anda lakukan kapan saja dan di mana saja. Tidak harus selalu pada saat menjelang anak mau tidur. Yang terpenting, Anda dan anak Anda sama-sama merasa nyaman dan senang melakukan aktivitas tersebut.
Sumber : http://ibudanbalita.com/diskusi/pertanyaan/9955/Mencetak-Anak-Jenius-Lewat-Dongeng
-----------------------------------
Dapatkan panduan cara mendongeng di www.caramendongeng.com
Rabu, 01 September 2010
Menghibur dan tanamkan nilai positif lewat dongeng
Kalaupun anda tak punya waktu lagi untuk menceritakan sekedar dongeng kepad anak-anak sebagi pengantar tidur mereka, tak perlu cemas. datang saja ke Kerajaan Dongeng dan tentu bukan kerajaan yang sebenarnya, karena ini hanya istilah yang dipergunakan seorang Mohhamad Kusyanto ST alias Kak Kus yang menyebut usaha yang digelutinya, yakni mendongeng atau bercerita.
Memulai mendongeng sejak tahun 1994 lalu, Kak Kus awalnya tak sengaja menekuni karir ini. terlebih saat ini masih tercatat sebagai salah satu staf perngajar di sebuah universitas di Demak. "Awalnya, saya hanya bercerita di sebuah Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ), lalu beranjak antar TPQ dan semakin melebar," terangnya suatu ketika.
Meski demikian, ayah satu anak ini mengaku baru menekuni dunia mendongeng secara serius sejak satu tahun terakhir. Itupun atas anjuran beberapa sahabatnya yang menganggap ketrampilan ini tidak dimiliki oleh setiap orang. Karenanya, sejak awal tahun ini iapun mulai menetapkan sejumlah tarif termasuk membuat beberapa proposal kerja sama dan brosur untuk sekedar berpromosi diri.
Dan job-pun mulai mengalir lancar. setidaknya dalam setiap bulannya ia bisa menerima order manggung dua hingga lima kali. Uniknya, saat ramadan seperti sekarang ini, ia bahkan sudah menerima order lebih dari 15 kali. Padahal bulan puasa belum usai.
Tercatat, Kak kus pernah menerima undangan pentas di acara makan bersama 1.000 anak yatim piatu 'Jawa Tengah Berdzikir' di Masjid Agung Jateng, berbagai Road SHOW Si Poncil Telkom Divre IV Jateng-DIY, pentas mendongeng TK Daqu Kids dan masih banyak lagi.
Lalu hal-hal apa saja yang menjadi materi dongeng Kak Kus? "Sepertinya semua hal bisa dijadikan materi cerita, hanya saja kita harus memilah dongeng-dongeng yang mendidik dan dapat memberikan pencerahan bagi anak-anak. Selain itu saya juga berusaha menyampaikannya dengan gaya yang menarik, penuh humor pastinya," tuturnya.
Alhasil, cerita-ceritanya selalu mengandung unsur pendidikan, kejujuran dan lainnya. Selain itu, ia juga selalu merangsang daya imajinasi dan kreativitas anak-anak dan mengajari mereka berpikir sistematis. Bahkan tak jarang ia mencoba memasukkan nilai-nilai sosial agar anak-anak lebih dapt berasosiasi.
Meski demikian, ia tak jarang mendapatkan gangguan dari anak-anak kecil itu. Pernah suatu kali jubahnya ditarik-tarik atau keusilan anak mengganggu jalan cerita. Dengan cara yang sangat halus dan tidak merusak jalinan cerita iapun mengingatkan mereka.
Disamping itu Kak Kus kini sedang mengembangkan metode baru dalam bercerita. Jika bisanya ia hanya bercerita secara monolog, ke depan ia berusaha mengembangkannya dengan menambah alunan musik keybord ataupun rebana. Dan ia berharap, jalinan ceritanya jadi semaklin lebih hidup dan anak-anak lerbih terhibur.
Nah, jikapun anda ingin bertemu denagn sang Raja Dongeng Semarang, datang saja ke Kerajaan Dongeng di Jalan Amposari Kedungmundu. Pastikan bahwa anak anda yang sedang berulang tahun mendapatkan hadiah istimewa dengan dongeng-dongeng yang mendidik. Tak hanya itu, Kak Kus juga menyediakan Kerajaan Dongengya untuk didatangi acara-acara untuk anak yatim piatu, anak yang sedang sakit ataupun acara-acara kenaikan kelas. (Nurul Wchid)
sumber : Harian sore wawasan
----------------------
Dapatkan panduan cara mendongeng bagi pemula di www.caramendongeng.com
Selasa, 31 Agustus 2010
Mengusung Dongeng Musikal
Itulah penilaian Mohammad Kusyanto (37) tentang dongeng dan mendongeng, sebuah profesi yang tak bisa ditinggalkan bahkan hingga dirinya menjabat dekan Fakultas Teknik Unisfat Demak.
’’Kekuatan dongeng dahsyat, tak kalah menarik dengan televisi. Dengan bercerita secara powerfull, emosi kedua belah pihak akan bergejolak dan membekaskan pelajaran yang tak mudah terlupakan. Dan dengan melibatkan penikmat, mereka tak semata-mata duduk diam dan menjadi pendengar,’’ paparnya.
Sebagai penutur cerita, pria berjuluk Kak Kus ini punya sederet pengalaman dalam menghadapi anak-anak. Dari perjumpaannya dengan puluhan hingga ribuan anak sekaligus, dia acap memetik sebuah pelajaran usai mendongeng.
Pergulatan bapak satu putra dialam dunia ini dimulai pada 1995, ketika masih menempuh pendidikan S1 Teknik Arsitektur Undip. Kedatangan pendongeng Yogyakarta di masjid yang diurusnya masih terekam jelas dalam ingatannya. Dengan mengamati cara orang tersebut mendongeng, rasa percaya diri memiliki bakat yang sama terbit dalam dirinya.
Pria berdomisili Kedungmundu ini mempelajari tradisi story telling dari berbagai literatur dan aksi panggung dalang. Sementara volume suara, nada, dan intonasi telah terasah sejak aktif dalam keanggotaan teater semasa SMA. Kesemuanya itu dikemas dan ditampilkannya pada murid-murid TPQ antarkampung.
Musikal Pertama tampil, sedapat mungkin dia mengkondisikan audiens agar tak merasa canggung. Dia pun tak segan menirukan suara-suara binatang seraya berjingkrakan dalam memeragakan polah tokoh cerita tiap kali beratraksi.
Itulah salah satu ikhtiar agar anak-anak tak jemu dan menyamakannya dengan penceramah.
Setelah ketenarannya tersiar luas, dunia ini diseriusinya dengan menyebar brosur sekitar 2007. Ciri khas dibangunnya dengan mengusung dongeng musikal, yakni mendongeng dengan menyatukan segala hal yang disukai anak terutama musik.
Dalam mendongeng, dia mengajak anak-anak bermain, serta melantunkan beberapa lagu dengan iringan keyboardist-nya. Pentas itu disebutnya ’’operet yang didongengkan’’.
Tak hanya mendongengi anak, dia juga kerap melatih guru-guru TK dan SD agar pandai bercerita. Saat ini, dia tengah mempersiapkan sekolah mendongeng yang baru didirikannya. Melalui dongeng, Kak Kus menaruh harapan agar kelak bermunculan pendongeng-pendongeng baru di kota ini.
Dia pun tengah memproses buku yang membedah tuntas trik-trik mendongeng. Selain dicetak, buku tersebut rencananya akan tersebar lewat internet agar bisa diakses di seluruh sudut dunia. (Rima Mayasari-87)
sumber : http://suaramerdeka.com ,06 Maret 2010
----------------------------
Saya telah membuat panduan cara mendongeng yang baik sebuah dongeng atau cerita anak di www.caramendongeng.com
Minggu, 29 Agustus 2010
Gathering Anak Yatim Dikemas Atraktif
Sebelum berbuka puasa, para anak yatim dan dhuafa dari 11 kecamatan diberi santunan dan dihibur oleh Kak Kus dengan cerita dongeng motivasi.
Kak Kus tampil atraktif, bahkan tak segan menjatuhkan badan untuk menjiwai dongeng yang sedang dituturkan. Tak pelak, anak- anak kurang beruntung itu pun sering tertawa lebar dengan perangai yang diperlihatkan pendongeng asli Semarang itu.
Ada beberapa atraksi yang dilakukan Kak Kus bersama para peserta, diantaranya meniup balon sampai meledak. Menurutnya, atraksi ini bisa menanamkan jiwa keberanian dan percaya diri anak-anak. Ketika ada anak yang tidak berani meletuskan balon yang dipegang, maka anak lain dibujuk untuk memberikan semangat sampai ia berhasil meletuskannya.
Menurut Kepala Divisi Promosi Sri Ratu Pemuda, Tri Budi Susanto, acara rutin tahunan yang bekerja sama dengan Lazis Jateng itu merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) pihaknya.
"Harapannya, meningkatkan kepercayaan diri dan membangun paradigma berpikir positif bagi para anak yatim dan dhuafa sehingga bisa berprestasi yang akhirnya memperbaiki nasib mereka," ujarnya.
Pihaknya mengaku akan rutin mengadakan kegiatan sosial di samping membuat promo khusus guna mengakomodasi kalangan menengah ke bawah.
Sementara Direktur Lazis Jateng, Akhmat Zunaidi menerangkan, acara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa, yang selanjutnya bisa memberdayakan mereka. "Anak-anak merupakan aset bangsa yang sangat berharga sehingga penanaman mindset kemandirian dan keberanian mengagapai cita-cita, harus dilakukan sejak dini," katanya.
sumber : http://suaramerdeka.com
----------------------------
Saya telah menyusun panduan cara mendongeng bagi pemula di www.caramendongeng.com
Dongeng Memperbaiki Kualitas Tidur Anak
Psikolog anak, Richard Woolfson mengatakan, tradisi membacakan dongeng sebelum tidur dinilai mempunyai efek kuat dalam perkembangan emosional anak. Mendengar dongeng sebelum tidur juga membantu mereka tidur lebih baik. Sampai saat ini kebiasaan ini menduduki peringkat yang lebih tinggi ketimbang kebiasaan menonton televisi dan bermain video games.
Pendongeng terbaik untuk anak adalah sang ibu. Woolfson mengatakan, seorang ibu biasanya menggunakan suara lucu dan unik ketika bercerita. Hal ini sangat membantu agar cerita tetap hidup dan anak pun dapat tidur nyenyak.
Woolfson mengakui, mungkin sulit bagi orangtua untuk mencari waktu bersama dengan anak. Tapi, ia yakin momentum seperti itulah memainkan peran penting dalam membentuk ikatan batin yang kuat antara orangtua dan anak.
DIKUTIP DARI : http://suaramerdeka.com/
-----------------------------------------
Panduan cara mendongeng bagi pemula, www.caramendongeng.com
Minggu, 18 Juli 2010
Penantian Sang Ayah
Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan.
Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat 'hangat' tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang
terbakar hebat.
Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah berkarat. Namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau papanya hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.
Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya mengutarakan perasaannya, isi hatinya. Saat anaknya mendiamkan dia, dia merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia menjaganya. Dia hanya bisa berdo'a dan berharap, kalau suatu saat Allah dapat memberi mujizat. Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendo'akan kesembuhan anaknya. Setiap hari.
Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak itu berteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yang tertidur di sampingnya. Kemudian disusul oleh pengelihatannya. Ternyata Allah telah mengabulkan do'a sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah yang telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah, sambil berkata. "Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah setia menjagaku."
ada yang mau komentar ?
--------------------------------------------------------------------
Saat ini saya telah membuat Panduan CaraMendongeng Bagi Pemula www.caramendongeng.com. Semoga bermanfaat...............
Rabu, 07 Juli 2010
PERKENALAN
Assalamu'alaikum, salam sejahtera buat kita semua ...
Perkenalkan, nama saya Kak Kusyanto, lebih sering dipanggil Kak Kus. Sudah lama saya menyukai dan pemerhati dunia anak. Teman-teman memberi sebutan kepada saya "Sang Raja Dongeng Semarang" (sebuah sebutan yang cukup membanggakan buat saya).
Perlu diketahui, salah satu hal yang sangat digemari oleh anak-anak adalah DONGENG (ternyata semua umur juga menyukainya, lho). Melihat fenomena yang ada tersebut, tergugah hati saya untuk ikut mengembangkan dongeng ini karena merupakan salah satu media yang sangat efektif dalam menyampaikan materi / mendidik anak. LUAR BIASA....
Saya sekarang telah membuat pandun cara mendongeng bagi pemula www.caramendongeng.com
Ternyata niat baik saya didukung oleh banyak pemerhati anak yang lain, diantaranya :| Intan Rosana-Telkom Divre IV Jateng-DIY
Dongeng-dongeng kak kus top banget. Isinya bermutu tapi nggak menggurui. Paling penting, mengetahui karakter anak yang biasanya mudah jenuh. Sehingga property dan kostumnya lucu. Kak Kus juga selalu menyisipkan lagu-lagu dan musik yang ceria. Pokoknya seru... Email: intandankupu2@yahoo.co.id |
| | Nuki Dhamayanti - Public Relations Officer Hotel Ciputra Semarang Kak Kus, seorang story teller profesional dari kota Lunpia, Semarang dengan ketrampilan mendongengnya tampil menghibur anak-anak yang diundang ke Hotel Ciputra Semarang sesekali diiringi musik keyboard hingga membuat anak-anak tertawa terbahak-bahak dan mereka sangat menikmati jalan cerita dari awal hingga akhir. Keahlian yang masih jarang ditemui di Indonesia. Seseorang yang peduli akan pendidikan anak-anak. E-mail : pro@hotelciputra-smg.com Website : www.swiss-belhotel.com |
| | Nur Aini Sa’adati-Office Manager Toha Putra Center Semarang
Kak Kus merupakan satu-satunya pendongeng di Semarang yang masih ’ON’, kalau beliau mendongeng bisa bikin ’hidup lebih hidup’, orang tua senanganakpun riang. Gaya dan suaranya bikin audience terhibur skaligus larut...larut dalam alur ceritanya dan bisa main ”roleplay” beneran...kalau mau cari pendongeng yang powerfull, beliaulah orangnya. Sukses untuk Kak Kus. Email : tohaputracenter@yahoo.co.id Web : www.tohaputracenter.com |
| | M. Zamroni – Kepala Sekolah SD Islam Bilingual An-nissa Semarang
Beberapa kali mengikuti kegiatan yang diisi oleh Kak Kus dengan berbagai karya dongengnya, sungguh menarik…luar biasa sekali karena audiense yang kebanyakan anak-anak terkesima mendengar dan melihat cara beliau mendongeng. Tidak hanya menggugah minat anak saja, tetapi sangat memberi nilai tambah bagi wawasan para pendengarnya. Email : pakde_zamroni@yahoo.co.id |
| | Muji Rahayu, S.Pd – guru TPQ Al Hasan Perum Tugu asri Sembungharjo Genuk semarang
Kak Kus, figur pendongeng yang kreatif dan atraktif, bahasa verbal dan bahasa tubuhnya dikembangkan sehingga muncul gagasan yang mudah dipahami anak. Semoga banyak muncul pendongeng-pendongeng berbakat seperti Kak Kus, khususnya dari Kota semarang. Email : ummurifafah@gmail.com Website : www.ummurifafah.blogspot.com |
| | Ahmad Zunaidi, SE – Pimpinan Cabang LAZIS Jateng
Subhanallah...apa yang dilakukan pendongeng yang satu ini, moga Allah SWT membalasnya dengan lebih baik. Beliau dalam menghibur anak-anak yatim (Acara Gathering anak Yatim) LAZIS Jateng Cabang Semarang ini senantiasa full out dan penuh keceriaan. Thanks Kak Kus.... Email : jundi_lazis@yahoo.com |
| | Dany arif Ardiyanto – Waka Humas SDIT Harapan Bunda
Kak Kus orangnya atraktif dan menarik. Beberapa kali saya menyaksikan aksi panggung beliau membuat kagum dan senantiasa menarik perhatian, hampir seluruh yang hadir pada acara Kak Kus pasti terkesima. Selain kecakapan dalam bercerita, Kak Kus juga fleksibel pada siapa saja. Email : danyarif@yahoo.co.id Website : www.daniarif.blogspot.com |
| | Ir. Inji Rochyati – Kepala TK Islam Tunas Harapan
Dongeng yang disampaikan oleh Kak Kus banyak memberikan pembelajaran positif bagi anakdidik. Cerita yang disampaikan sarat berisi pesan moral yang dapat menumbuhkan akhlaq karimah bagi anak. Dalam menyampaikan cerita Kak Kus mampu menguasai audience khususnya anak TK, dengan gerakan dan suara-suara yang mampu memukau anak didik sehingga anak senang dapat menyimak cerita. Dan anak dapat merespon dengan baik. Email : inji_rochyati@yahoo.co.id |
| | Ibunda Abid Perum Pondok Majapahit I Mranggen Demak
Dongeng Anak Sholeh Bersama Kak Kus menjawab kebutuhan orang tua dan anak ditengah maraknya hiburan anak, terutama di televisi yang jauh dari nilai – nilai pendidikan Islam. Semestinya kita menjadi orang tua yang menjaga amanah Allah, kita tanamkan akidah dan akhlak Islami untuk anak- anak kita. Kita isi acara anak– anak kita dengan hiburan Islami dan mendidik. Dongeng Anak Sholeh Bersama Kak Kus, menghibur, menyemarakkan dan mendidik dan selalu up date. Pesan pendidikan disampaikan dengan cara yang sangat pas. Kalau boleh memberi ranking, dari beberapa dongeng yang pernah saya ikuti, Dongeng Anak Sholeh Bersama Kak Kus mendapat urutan pertama…… |
| | Winarni-guru TPQ Al Hidayah Semarang Dongeng yang disampaikan sangat menarik,sedikit banyak dapat memberikan pembelajaran bagi anak-anak. Dalam menyampaikan cerita, Kak Kusmampu menguasai anak-anak. Bahasa dan gerakan membuata anak-anak terkesan |
| | Fadlilah-Kepala TK Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang Vokal/suara sudah bagus, cerita untuk anak/tema juga sudah bagus, bisa menarik anak-anak untuk lebih berkonsentrasi pada pencerita. |
Sabtu, 03 Juli 2010
Panduan Cara Mendongeng
Panduan Cara Mendongeng yang akan membantu anda mencapai kesuksesan dalam mendongeng dengan teknik mendongeng yang telah disusun lengkap untuk anda. Buruan anda bergabung dengan kami disini di www.CaraMendongeng.com
| | PERHATIAN !
STOP THINGKING ACTION NOW... |
Kamis, 01 Juli 2010
PERTAMA DI INDONESIA
Satu kesempatan emas yang luar biasa bagi anda dan sangat disayangkan bila anda LEWAT kan
Jika Anda Seorang Pemula dalam Mendongeng dan ingin belajar teknik mendongeng yang dahsyat, serta dapat menghasilkan income buat anda, maka Anda sudah berada di tempat yang tepat di sini...!
SUATU HARI ANAK KITA, KEPONAKAN, ATAU BAHKAN MURID KITA MERENGEK-RENGEK MINTA DIDONGENGIN….
Banyak jawaban yang kita lontarkan ke anak, keponakan atau bahkan murid kita :
Dan masih banyak alasan yang intinya tidak bisa memenuhi permintaan anak........ |
BINGUNG???
Mungkin ada yang bertanya…. Mengapa kita harus bisa mendongeng?
Tinggal panggil tukang dongeng, sudah beres...
Atau anak disuruh memutar CD cerita yang tinggal kita beli di super market...
Atau diserahkan ke pembantu kita, biar didongengi pembantu kita...
Menurut anda memang terkesan mudah saja.. Tapi bagi anak TIDAK ....
Yang dibutuhkan mereka adalah Ibunya / Bapaknya / Bu gurunya...yang mendongeng
Apa yang harus kita lakukan ?
![]()
![]()